Home / Berita / YTNTN Berpartisipasi Lakukan Pengayaan Koridor Gajah di SM Balai Raja
Penanaman pohon berbagai jenis si SM Balai Raja untuk menjaga ketersediakan makanan bagi populasi gajah di kawasan tersebut. (Foto YTNTN)
Penanaman pohon berbagai jenis si SM Balai Raja untuk menjaga ketersediakan makanan bagi populasi gajah di kawasan tersebut. (Foto YTNTN)

YTNTN Berpartisipasi Lakukan Pengayaan Koridor Gajah di SM Balai Raja

Duri –Di lahan berilalang di sela-sela tanaman singkong, aneka jenis pohon ditanam di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Balai Raja, Duri. Kawasan tersebut adalah salah satu kantong gajah dari 9 kantong yang ada di Riau. Lokasi tersebut dipilih lantaran tutupan pohon yang sudah minim akibat dibuka dan dikelola oleh masyarakat.

“Kegiatan penanaman pohon hari ini bertujuan untuk melakukan pengayaan koridor gajah di kawasan suaka margasatwa Balai Raja. Kalau ketersediaan makanan gajah cukup, maka gajah tidak akan keluar dari kawasan ini. Mereka akan aman di rumahnya ini,” kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, Mahfudz di lokasi penanaman, Selasa (10/10/2017).

Di kawasan SM Balai Raja tersebut, terdapat sekitar 6 ekor gajah. Hal tersebut teridentifikasi karena seringnya terlihat keluar masuk SM. Mereka berasal dari kelompok kantong gajah di Giam Siak Kecil yang memisahkan diri.

Foto bersama usai melakukan penanaman. (Foto YTNTN)
Foto bersama usai melakukan penanaman. (Foto YTNTN)

Jenis pohon yang ditanam antara lain pohon kehidupan berupa karet, sirsak, nangka dan lain sebagainya. Selain itu pohon pelindung seperti mahoni dan trembesi. Dan yang paling utama adalah pohon sebagai pakan gajah seperti pulai, cempedak dan jenis pohon lainnya.

Penanaman pohon siang itu dilakukan oleh sekitar 50 orang dari berbagai lembaga, baik pemerintah, NGO maupun masyarakat. Lembaga pemerintah antara lain Manggala Agni, Polhut, aparatur Kecamatan Pinggir, Kelurahan Balai Raja, Polsek setempat serta para guru-guru sekolah yang ada di sekitar SM Balai Raja. NGO yang terlibat dalam kegiatan tersebutselain Yayasan Taman Nasional Tesso Nilo (YTNTN) juga ada WWF, Himpunan Penggiat Alam (Hipam) serta Rimba Satwa Foundation (RST).

“Sebagai lembaga yangmenaruh perhatianpada konservasi gajah, YTNTN selalu ambil bagian dalam berbagai kegiatan terkait kelestarian gajah,” terang Yuliantony, direktur eksekutif YTNTN *

Check Also

Kepala BBKSDA Riau, Mahfuds menyampaikan pemaparan tentang strategi perlindungan dan pemulihan kawasan TNTN pada Seminar Kehutanan, Rabu (8/11/2017) di Hotel Pangeran, Pekanbaru.

BBKSDA Siapkan 8 Ribu Ha Untuk 9 Ribu KK di TNTN

PEKANBARU – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau telah mempersiapkan lahan seluas 8000 …