Yayasan Taman Nasional Tesso Nilo (YTNTN)
Bersama masyarakat bekerja untuk menjaga hutan Tesso Nilo,
melindungi habitat bagi Gajah Sumatera serta menjaga keberlanjutan ekosistemnya.
Sekilas
Tentang Hutan Tesso Nilo
Di Riau, Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) menjadi salah satu hutan hujan dataran rendah tersisa di Sumatera. Ditetapkan sebagai kawasan taman nasional berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: SK.6588/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 28 Oktober 2014 dengan luas 81.703.
Kawasan ini bukan hanya menjadi rumah bagi Gajah Sumatera, tetapi juga penjaga keseimbangan ekologi yang menjadi sumber kehidupan manusia serta rumah bagi keanekaragaman hayati yang luar biasa.
Dari hutan hujan ini, mengalir sumber kehidupan dari beberapa sungai penting seperti Sungai Segati, Nilo, Tesso, Toro, Mamahan, Air Sawan dan Medang yang bermuara ke Sungai Kampar. Hutan ini menjadi kunci dalam mengatur tata air alami yang dapat mencegah terjadinya banjir di musim hujan dan menjadi sumber penyimpanan air kala kemarau tiba.
Namun, berbagai ancaman terus menekan keseimbangan ekosistem di hutan ini. Deforestasi dan degradasi terus meluas, konflik antara manusia dan gajah meningkat. Kondisi ini menjadikan hutan Tesso Nilo harus menjadi prioritas untuk dilindungi dan dipulihkan kembali fungsinya. Kawasan ini menjadi harapan tersisa bagi upaya perlindungan dan penyelamatan Gajah Sumatera dan keanekaragaman hayati lainnya.
Menjaga hutan Tesso Nilo menjadi sebuah prioritas, karena dengan menjaganya, masa depan alam dan seluruh kehidupan yang bergantung padanya juga turut terlindungi. Di sinilah YTNTN berkomitmen untuk terus berupaya menjaga rumah terakhir bagi Gajah Sumatera, demi ekosistem yang berkelanjutan untuk generasi selanjutnya.
Yayasan Taman Nasional Tesso Nilo untuk
Konservasi Gajah Sumatra

Pemasangan GPS Collar
Pemasangan GPS Collar pada gajah betina di kantong Tesso Tenggara.

Kenalan dengan Jambo
Gajah muda jantan, kesayangan para mahout di Flying Squad Gondai.

Patroli Gajah
Patroli Tim Flying Squad dalam upaya pengamanan hutan dan keberadaan kelompok gajah liar.
